Pesan dari Presiden Direktur, NMA Indonesia
Sebagai perwakilan dari Nihon M&A Center Indonesia (NMAI), saya mengemban tanggung jawab tidak hanya untuk menjalankan bisnis lokal kami, tetapi juga untuk mengimplementasikan filosofi Grup ke dalam aksi nyata di lapangan.
Prinsip-prinsip kepemimpinan Nihon M&A Center Group lahir di Jepang dan dibentuk oleh pengalaman selama puluhan tahun. Namun, kepemimpinan bukanlah sesuatu yang dapat disalin dan diterapkan begitu saja tanpa perubahan. Kepemimpinan harus dipahami, diinternalisasi, dan dijalankan sesuai dengan konteks lokal. Inilah makna Next GENESIS bagi kami di Indonesia.

Visi dan Nilai-Nilai Utama
Visi kami menentukan arah tujuan kami, sementara nilai-nilai inti kami menentukan cara kami mencapainya.
Kami bertujuan untuk berkembang dari revitalisasi regional menuju revitalisasi Jepang, dan pada akhirnya menjadi perusahaan M&A komprehensif nomor satu di dunia. Visi ini mencerminkan keyakinan kami bahwa M&A bukan sekadar tentang transaksi, melainkan tentang menghubungkan individu, bisnis, dan masa depan—lintas wilayah dan lintas negara.
Perjalanan ini dipandu oleh nilai inti kami: Menjadi Seorang Profesional (Be a Professional). Bagi kami, profesionalisme berarti lebih dari sekadar hasil. Itu berarti menunjukkan rasa hormat setinggi-tingginya kepada klien, berkomitmen penuh tanpa ragu, dan selalu melakukan hal yang benar dengan cara yang benar. Hal ini menuntut keberanian untuk meninggalkan kesepakatan yang salah, kegigihan untuk mengejar keunggulan, dan integritas untuk bersuara ketika ada sesuatu yang dirasa tidak benar.
Dengan tetap setia pada visi dan menjalankan nilai-nilai kami setiap hari, kami memastikan bahwa pertumbuhan kami tidak hanya kuat, tetapi juga bermakna dan layak mendapatkan kepercayaan.
“Menjadi Seorang Profesional” sebagai Filosofi Kepemimpinan
Nilai inti kami, Be a Professional, sering kali disalahartikan hanya sebagai tuntutan akan keunggulan teknis semata. Kenyataannya, ini adalah standar kepemimpinan yang bersifat moral dan manusiawi.
Seorang pemimpin profesional adalah seseorang yang memahami bahwa M&A bukan sekadar transaksi, melainkan kelanjutan dari hidup, bisnis, dan harapan orang lain. Menghormati klien secara maksimal—bahkan hingga titik membatalkan kesepakatan—memerlukan keberanian. Melepaskan keuntungan jangka pendek demi melindungi kepercayaan jangka panjang adalah salah satu keputusan kepemimpinan tersulit, namun sekaligus yang paling menentukan.
Kepemimpinan, dalam pengertian ini, berarti memilih apa yang benar daripada apa yang mudah.
Menjadi Profesional dalam Konteks Indonesia
Nilai inti kami berasal dari Jepang, namun maknanya semakin mendalam ketika diterapkan secara lokal.
Di Indonesia, hubungan interpersonal sangatlah penting. Kepercayaan dibangun seiring berjalannya waktu melalui ketulusan, kesabaran, dan rasa hormat. Menjadi pemimpin profesional di sini berarti memahami klien kami melampaui aspek finansial—mempelajari sejarah mereka, latar belakang keluarga, dan apa arti bisnis mereka bagi komunitas sekitar.
Terkadang, profesionalisme menuntut kami untuk merekomendasikan agar tidak melanjutkan transaksi, bahkan ketika peluang tersebut tampak menarik. Mengambil keputusan seperti itu membutuhkan keberanian. Namun, kepemimpinan justru adalah tentang melindungi kepercayaan jangka panjang di atas keuntungan jangka pendek.
Komitmen Saya dan Harapan Saya kepada Klien
Next GENESIS tidak akan berhasil hanya karena dideklarasikan di Tokyo. Strategi ini hanya akan berhasil jika kita, di Indonesia, memilih untuk memimpin.
Kami akan terus melayani klien dengan rasa hormat setinggi-tingginya dan memimpin dengan tanggung jawab, integritas, serta komitmen yang tak tergoyahkan.
Jika kita melakukan ini bersama-sama, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar pertumbuhan bagi Grup—tetapi akan menjadi model kepemimpinan dalam Next GENESIS.